Saturday, 1 January 2011

untukmu yang mengaku cinta

Terkadang,
ada saatnya dimana cinta sangat mendominasi hidup seseorang.
Sekarang giliran saya sendiri.

Begitu pandainya cinta memerankan perannya,
sehingga sering saya merasa dipermainkan, merasa bodoh dan konyol sendiri, hanya sendiri.

Suatu hari cinta itu datang,
pada hari yang lain, dia bermain dengan hati yang lain, duduk mesra berdekatan tertawa dan pergi kesana kemari dengan perempuan lain


pandai,
sungguh pandai,

beberapa kali dia mengatakan cinta,
lantas kemudian saya sadar bahwa dia membawa cinta itu berkelana juga.

begitu naif.
hey,
harus saya sampaikan terimakasih padamu,
karena kamu, saya tidak percaya cinta sejati itu ada.

Sekarang kau cinta,
katakan padaku dengan kejujuran.
tanyakan pada hati kecilmu, cinta sejati yang kau tawarkan itu, tak pernah ada, kan?

Wednesday, 24 November 2010

Memory anak ingusan ,,

Antara kita saja
aa
Eh, eh, tau g, waktu ada bintang malem itu dia bilang apa?

"maaf iia, aku gbisa bilang cinta aku sama kamu seluas langit saat ini atau sedalam lautan seperti yang lain, karena menurut aku itu tu boong banged.." katanya

aku diem

"karena yang sebenernya, cinta aku sama kamu itu sebesar tahi lalat yang nempel di pipi kamu."

aku bilang, "qo kecil banged sih?"

jawabnya, "biarin biar kecil tapi dia selalu nempel disitu"

aku jawab aja gni, "klu gtu, cinta aku sama kamu, sebesar kancing yang nempel dibaju kamu."

dia ikutan nanya, "qo kecil banged sih?"

aku bilang aja lagi, "biarin biar kecil tapi dia selalu nempel disitu"

"hahhaa" dia ketawa, "terus, klu kancingnya copot, cinta kamu juga copot doong.."

"hahahha" aku malah ikutan ketawa, "iia gg lah, dasar bodoh, lagian klu copot ntar kan bisa dipasangin lagi"




However, at that moment, I'm still green on ear...

Hanya terkadang, saya juga ingin ..........

Terkadang, ingin rasanya jadi orang lain.  (ada yang mau tukeran nggak sama saya?)
gini nih kalau orang udah hampir putus asa...
dihadapkan pada semua masalah kehidupannya..
terkukung berat beban dan tanggung jawab harapan orang tua..
streeeeessss....
semua tambah buruk, di saat otak saya yang terbatas ini tidak mengerti harus bagaimana dalam bersikap seharusnya, 
karena saya yang pura - pura polos ini tidak mengerti bahwa, di usia muda belia yang lagi lucu-lucunya ini, bahwa kejujuran tidak bisa dipakai disembarang tempat, tidak berlaku disemua kondisi, miris memang, tapi ternyata memang begitu kenyataannya.
tapi bukan lantas karena kejadian ini saya mau berhenti berkata jujur. hanya saja, semua ini memberi pelajaran bahwa kita harus hati - hati kalau mau nyebrang jalan. *loh??

maaf saya lagi nggak fokus

hanya saja saya harus lebih hati - hati, sangat berhati - hati, dalam memutuskan untuk berkata jujur atau diam saja. 
iya, mungkin banyak yang berkata lebih baik jujur walaupun menyakitkan.
tapi saya berfikir lebih baik jujur kalau tidak menyakitkan,
kalau menyakitkan lebih baik disimpan saja dalam hati.
hehehe


Postingan blog perdana ini di ilhami kejadian yang baru saja dialami.. 
udah ah, saya lapar, mau makan.