Saturday, 1 January 2011

untukmu yang mengaku cinta

Terkadang,
ada saatnya dimana cinta sangat mendominasi hidup seseorang.
Sekarang giliran saya sendiri.

Begitu pandainya cinta memerankan perannya,
sehingga sering saya merasa dipermainkan, merasa bodoh dan konyol sendiri, hanya sendiri.

Suatu hari cinta itu datang,
pada hari yang lain, dia bermain dengan hati yang lain, duduk mesra berdekatan tertawa dan pergi kesana kemari dengan perempuan lain


pandai,
sungguh pandai,

beberapa kali dia mengatakan cinta,
lantas kemudian saya sadar bahwa dia membawa cinta itu berkelana juga.

begitu naif.
hey,
harus saya sampaikan terimakasih padamu,
karena kamu, saya tidak percaya cinta sejati itu ada.

Sekarang kau cinta,
katakan padaku dengan kejujuran.
tanyakan pada hati kecilmu, cinta sejati yang kau tawarkan itu, tak pernah ada, kan?